scarletuous's profile picture.

!

@scarletuous

Pinned

/ Archived. Feel free to bub.


/ I feel like my writing’s been too repetitive lately ... 💦


“Sagiri–chan, I heard today is your birthday. Happy birthday, sweetheart. Do you want something as your gift? My treat.” @12thAsaemon


Terdiam beberapa saat, manik kelabu meniti helai rambutmu nang bersinar keputihan di bawah cahaya. “Kurasa akan sulit menemukan uban di rambutmu, warnanya sudah seperti ini.” kekehnya, jemari menyisiri ponimu.

“Jika Anda berharap saya bertambah uban, tentu mustahil.” Tawa ringan lepas dari bilah bibir.



Menghela nafas, melepas lagi tangan yang sempat menangkup pipimu. “Tidak ada yang berubah.”

Wajah tertangkup. Senyum tak berdosa terpoles sebagai respon. ^^



/ Gih pesen, soal duit nanti diurus Kisho. 🤜🏻😎

|| pesen rocket chicken paket birthday dulu ga sih? 😋



/ Yuk rayain.


Tangkup wajah @Clawllous. Tatap lekat–lekat.


Bola mata berputar sebagai tanggapan. Helai merah dipilin dengan telunjuk, kemudian Ia mengangguk kecil. Rona merah muda merias peroman, sedikit merasa malu sebab ... ingin merayakan pun sudah lewat sehari. “Mm... Aku telat merayakan. Ah, trick or treat, Yuki–kun.”

“Seperti tidak kenal saya saja,” ucap Yukitora ringan. Bahu sedikit terangkat, menganggap perlakuannya tadi sudah biasa. “Anda mau melakukan tradisi Halloween hari ini?”



“Ah—” Terkesiap, Kishōhitani menganga kecil. Meski Ia sudah tahu bagaimana dirimu begitu ... terbuka dalam kecup–mengecup dirinya, tetap saja, bisa–bisa tuan muda ini mendapat serangan jantung. “Astaga... Dasar modus.”

Jawaban nihil beberapa detik lamanya. Nampaknya, sang pemilik bar kian asyik menyentuh bulu sintetik dari telinga palsumu. “Belum.” Menunduk, iseng dikecuplah daun telinga itu. “Sudah.”



“Oh, ya?” rautnya kebingungan. Rasanya, Ia belum keluar rumah untuk hari ini... Lantas bagaimana bisa ada daun menyangkut di kepalanya? Mengerjap, “sudah?”

“Sebentar,” jemari iseng mengelus telinga palsu sebelah kanan saat lidah mengucap bohong. “Ada daun menempel, bocchan.”



Menekan–nekan telinga kucing palsu di atas kepala. “Apa sudah benar begini...?”


Loading...

Something went wrong.


Something went wrong.